Selasa, 12 Maret 2013

Sarjanaku..

alhamdulillah.. akhirnya penantian selama 3,5 tahun ini saya dapatkan, sebuah gelar yang selalu saya impikan dan saya inginkan.. SARJANA HUKUM..
yaa akhirnya gelar itu bisa saya gunakan dibelakang nama saya..
perjuangan bolak balik konsultasi ga sia-sia dan ga kerasa lagi capeknya karna semuanya sudah terbayar dengan gelar itu..
satu hal yang selalu saya tanamkan dalam hati saya ketika menjalani proses itu, saya harus yakin bulan februari akhir atau maret awal saya bisa sidang dan akhirnya keyakinan itu dikabulkan oleh Allah SWT..
bolak balik revisi itu menjadi makanan sehari-hari..
banyak pengalaman yang saya dapat ketika proses itu, ya kalo orang bilang itu sensasinya.. kalau orang yang skripsinya dibikinin ga bakal dapet sensasinya..
mulai dari konsul pertama yang awalnya skripsi saya disarankan untuk diganti, tapi saya masih bisa mempertahankannya dan pembimbing 1 saya juga menyetujui pilihan saya, lalu seiring berjalannya waktu, ketika skripsi saya selesai sampai bab penutup dan diperiksa oleh pembimbing 2 daaaann lagi-lagi skrispi saya terancam dirombak rumusan+pembahasannya..
disitu mulai pesimis, tapi seperti yang saya katakan diawal, saya harus tetap yakin,.
lalu ketika saya konsultasikan masalah itu kepada pembimbing 1, alhamdulillah pembimbing 1 tetap menyutujui isi skripsi saya dan beliau berkata "perbaiki sesuai arahan dan jika sudah jadwalkan ujian"..
alhamdulillah, akhirnya satu langkah lagi..
setelah saya perbaiki saya kembali menghadap pembimbing 1 dan beliau berkata "sudah di perbaiki?"
"sudah pak"
"ya sudah mana sini bapa tanda tangani" (tanda tangani surat persetujuan ujian)
daaaannn saat itu juga entah bagaimana perasaan saya, saya diam, bingung, ga percaya, jadi berkali kali saya bertanya kepada dosen pembimbing saya "beneran pak? udah?"
dosen saya berkata "iyaa udah, bingung ya?"
diam, itu saja yang bisa saya lakukan..

lalu, beberapa hari sebelum masuk ruangan sidang ga tau lagi perasaannya kaya gimana, mati rasa, gugup dan masih ga percaya kalau sebentar lagi saya sidang..
2 hari sebelum hari itu mulai panas dingin, tidur ga karuan..
1 hari sebelum hari itu langsung flu mendadak, pilek..
pokonya penderitaan sudah dimulai..
dan hari H pun tiba, semakin mati rasa ketika melihat nama saya terpampang di dalam ruang sidang..
beberapa jam kemudian sidang dimulai, presentasinya menurut saya kurang memuaskan gara-gara gugup jadi kadang ada kata-kata yang tepuntal tepulilit kalo kata orang banjar tu,,
tapi saya puas dengan proses tanya jawabnya..
satu pertanyaan yang paling saya ingat dari dosen saya..
"sejarah pencucian uang di Indonesia itu gimana? tiba-tiba ada undang-undang pencucian uang.. anda kan lahir di Bandung, SMA di Kalimantan Tengah, kuliah di Kalimantan Selatan, ambil putusan di Purwokerto, berarti anda sudah keliling-keliling jadi pasti anda tau sedikitnya tentang sejarah pencucian uang di Indonesia"
antara sindiran dengan pertanyaan itu beda-beda tipis lah.. hehehe ..

proses itu telah dilalui dan menunggu hasil akhir,, beberapa menit saya menunggu dan akhirnya Ketua Penguji mengumumkan nilai saya.. alhamdulillah memuaskan, yaa sempat berkaca-kaca tapi syukur masih bisa ditahan.. bukan cengeng tapi saya teringat nenek kakek saya di Bandung, akhirnya saya bisa membawa pulang harapan nenek kakek :')
dan sekaraaangg perasaan saya?? sangat lega, akhirnya saya bisa tidur nyenyak.. ahahhahahaah

terima kasih dosen pembimbing ku :)
Bapak Dr. H. Syaifudin, S.H., M.H.
Bapak Muhammad Topan, S.H., M.H.